Airmata Seorang Naqib Pt 4

25 02 2008

Winter Retreat

Bebanan perasaan yang kami pikul sebenarnya lebih berat dari bebanan tugas ke sana ke mari mengendali program dan mendidik kalian. Apa sangat berat berjaga malam, membelanjakan ringgit dan berceramah dan mendengar masalah kalian jika hati kami gembira melihat hasilnya. Apa sangat itu semua jika hati bahagia melihat kalian menjadi orang yang akan mewarisi kerja yang telah kami buat. Kesemua berat dan beban hilang dan tak mungkin terasa setelah melihat kalian telah menerangkan bumi yang gelap seluruh pelusuk bumi.

TETAPI… sekarang kami telah kehilangan segala-galanya. Ketenangan yang kami ingin cari melalui pengorbanan ini telah juga hancur. Bahkan ianya lebih berat dari bebanan fizikal dan material. Kami telah melalui beberapa generasi kalian. Pengalaman akhirnya menyimpulkan kepada kami bahawa kami hanyalah manusia tak berguna dan pengganggu dalam hidup kalian. Ketenangan hati yang kami ingin hirup dari usaha mentarbiyyah kalian hanya menambah luka yang telah ada… Apakah kalian sedar?

Kami iringi kalian dengan doa dan airmata. Pergilah kalian dengan sijil yang telah diperolehi dari sini untuk menjenguk dunia yang tiada bertepi. Harungilah hidup demi mencari ketenangan dan kebahagiaan melalui jalan yang kalian pilih sendiri. Kami tetap memilih ketenangan dan kebahagian melalui jalan kami sendiri.Walaupun kalian telah melukai hati kami… kami hanya akan menyalahkan diri kami sendiri. Mungkin kamilah yang menyebabkan kalian jadi begitu. Mungkin kami belum memberikan yang terbaik untuk kalian. Mungkin kami belum mengorbankan apa yang sepatutnya kami korbankan. Mungkin.. kami lah yang bersalah.!

Frames

Kini segalanya hanya tinggal kenangan. Kami tidak mengharapkan kepada kalian lagi. Jika kalian mahu terus hidup sebagaimana manusia lain… teruskanlah. Bahkan jika kalian mahu menjadi manusia yang jauh berlainan dari kami… teruskan. Moga Allah mengampunkan kami dan kalian. TAPI ingat! Dakwah tidak memerlukan kalian untuk hidup. Dakwah adalah satu yang kuat dan kukuh kerana ia berhubung dengan Allah Yang Maha Perkasa. Kitalah yang memerlukan dakwah. Dakwah boleh bersama orang lain jika kita enggan. Tatapi apa ertinya hidup kita tanpa dakwah? Dakwah adalah nyawa dan roh kita. Jika kita berpisah darinya…. Kita sebenarnya telah mati! Kita akan terkulai layu ibarat bunga yang telah dipetik dari pokoknya!

Tinggalkanlah kami menangisi anak-anak yang telah pergi. Anak-anak yang telah mencampakkan kasih sayang yang cuba kami hulurkan. Mungkin cinta kami tidak seindah dunia yang menunggu diluar sana. Biarlah cinta itu dikutip oleh manusia lain yang tahu menilainya.

Apakah kalian tidak mengerti ini semua… apakah cinta kami tidak bermakna untuk kalian. Adakah ianya terlalu murah. Kami berkorban untuk kalian lebih dari anak dan saudara kami sendiri, kerana bagi kami tali akidah dan fikrah lebih kukuh dan erat dari tali kekeluargaan. Kalian lebih kami sayangi dari saudara sedarah daging dengan kami. Kami berikan apa yang terbaik apa yang kami ada. Kerana kami tahu.. kalian adalah penerus generasi da’I yang hampir pupus. Apakah kalian tidak merasainya? Memang kami tidak memberikan makanan yang mahal-mahal untuk kalian. Kami tidak membelikan pakaian indah untuk kalian. Tetapi apa erti makanan dan pakaian jika kalian hanyut di alam sesat jahiliyyah..? Hayatilah kata-kata Imam al-Syafie: “manusia sebenarnya ialah yang merasai kecintaan yang diberikan kepadanya walaupun sebentar”. Berapa lamakah kecintaan yang telah kami berikan kepada kalian… apakah kalian tidak merasainya?

Sunrise

Kalian melihat kami tersenyum… ye.. senyuman yang kami buat-buat untuk mengubat rindu kepada kedamaian semalam yang telah tiada lagi. Senyuman untuk menandakan kami masih mampu berlakun dengan hati yang telah disiat-siat. Berilah senyuman kepada kami, hulurkan tangan kalian untuk kami salami…. Tetapi hati ini tidak mungkin terubat tanpa penghayatan dan penunaian janji yang telah sama-sama kita buat semasa kita di sini!

Cukuplah… kami hanya akan bersama dengan yang memahami dan merasai cinta kami. Bagi mereka yang mempunyai kekasih lain… pergilah.. semoga kekasihnya akan memberi kebahagian dan ketenangan untuknya. Bagi kami… di jalan dakwahlah kasih awal dan akhir kami.

Jika kami sendiri futur akibat apa yang telah kalian lakukan, maka bersedia kalian untuk menerima sahamnya. Kalian telah mengecewakan kami sedikit sebanyak. Kalian telah menyebabkan kami tidak percaya lagi kepada manusia… hingga sampai satu ketika.. kami merasakan sudah tidak wujud lagi harapan di dunia ini. Apa tidaknya.. keseluruhan anak-anak kami tidak dapat meneruskan usaha kami? Jika itu yang berlaku kepada yang awal… maka bukankah sama pada yang akhirnya?

Tolong … jangan jadikan kami futur.. berilah harapan. Moga adik-adik kita di sini dan di luar sana dapat menghirup sedikit dari limpahan cahaya Ilahi yang kita sama-sama tidak ingin padam.

CATATAN SEORANG NAQIB YANG HINA

(diambil dari bahantarbiyyah.info)

 

 


Actions

Information

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>